Senin, 07 Oktober 2013

"Ya Allah Antar Aku ke Baitullah"

2 oktober 2013. Siang itu bersama Niki setelah menuntaskan satu urusan kami memutuskan untuk singgah di Gramedia pusat di Medan. Seharian di gramedia sampailah buku karangan Aguk Irawan MN "Ya Allah Antar Aku ke Baitullah" ke tanganku. Sewaktu membaca judulnya, langsung tertarik untuk membelinya. Sebelumnya sudah dibuka-buka dulu secara acak. Ternyata isinya tak hanya berisi amalan-amalan untuk mewujudkan mimpi haji, melainkan ada juga kisah-kisah ajaib orang miskin yang mampu berhaji, juga dilengkapi panduan ibadah haji secara umum. Di bagian awal pun buku ini dapat meruntuhkan paradigma lama. Bahwa ibadah haji adalah ibadah mahal yang hanya orang kaya aja yang bisa menunaikannya. Hmm, tapi apakah memang selalu begitu? Ternyata tidak. Semua orang berkesempatan jadi tamu Allah di Baitullah. Termasuk aku. Pikirku. 

Baca buku itu, semangatku ingin berhaji pun semakin menggelora. Menunaikan ibadah haji bersama keluarga merupakan salah satu impian besarku.Tetapi jika melihat kondisi keluargaku yang broken home rasanya tak mudah, karena Ayah pun sudah memiliki kelurga kecil baru. Dan terkadang aku harus menerima antara keinginan dan realita yang saling bersebrangan. Walaupun segala sesuatunya tidak sesuai dengan harapan. Tetapi semangat ke Baitullahku tak pudar sedikit pun apalagi mengenai biaya. Bukankah tak ada jalan buntu bersamaNya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar