Kamis, 23 Juli 2015

Time

20.52 0 Comments


Hari berlalu,
pagi berganti malam, pun malam
sudah dua puluh empat tahun kini
aku sudah tak bisa disebut belia
amanah di pundak kupikul dengan bangga
Waktu adalah sahabat bagiku,
maka kumanfaatkan setiap kesempatan
karena ia tak akan berjalan mundur,
maka aku harus tetap menatap maju
agar tak tergerus
Selagi nyawa dikandung badan
aku masih bernapas
hidup sekali, hidup berarti
tak ada yang sia-sia, maka aku harus jadi
                                                                             _Momiji_
                                                                                      23 Juli 2015


Back

20.51 0 Comments

Alhamdulillah,
Selamat pagi kota antah berantah. Hari ini adalah rabu 22 juli 2015. Setelah waktu libur lebaran Idul Fitri berakhir, ini hari pertama aku kembali bekerja. Semangat kata itu yang selalu ku azzam kan dalam hati. Hidup di perantauan selalu menyisahkan kenangan yang tak lekang oleh waktu tentang kehidupan yang dilalui sebelumnya. Semangat, kali ini aku telah berjanji untuk tak sering mengeluh.
Mengingat kembali mimpi-mimpi yang telah kurancang dahulu sekali untuk menguatkan setiap kali aku ingin menyerah. Berpikir kembali untuk menyelesaikan apa yang sudah aku mulai. Aku telah melangkah sejauh ini, aku tak akan pulang tanpa membawa bintang. Bukankah kata-kata itu telah lama menjadi mantra bagiku?
Seperti kisah tokoh-tokoh yng kubaca, meraih kebahagian dan keberhasilan setelah merasakan sulitnya hidup merantau, belajar banyak hal, punya pengalaman segudang. Akhirnya selalu happy ending hidup menebarkan kebermanfaatan. Ya, aku pun ingin demikian. Belajar memahami banyak hal, pastilah alam semesta ini adalah tempat terbaik untuk belajar apa saja bagi manusia yang mengetahui. Sedang yang membiarkan waktu lewat begitu saja adalah kerugian baginya. Ingin kunikmati semua yang terjadi, apapun situasinya, semoga jadi pembelajaran hidup yang bernilai yang kelak akan menghantarkanku lebih dekat menuju tujuan yang sebenarnya.
Bukankah selalu ada Allah yang Maha Menjaga? Bukankah aku masih punya orangtua yang selalu mendukung? Dan saudara yang selalu memacu? Serta sahabat yang selalu memicu? Sebenarnya tak ada alasan bagiku untuk menjadi lemah apalagi tak berguna. Semangat, satu-satu kugapai asa. Umrah, berhaji, ke Turki, menjadi istri dan ibu yang hebat, penulis, berbisnis, kuliah S2, keliling nusantara, dan kalau tidak berlebihan ingin keliling dunia.
_Momiji_