Minggu, 08 Maret 2020

Kebiasaan Ini Membuatmu Awet Muda dan Hidup Bahagia



Setiap orang maunya tetap kelihatan muda, walaupun usia sudah tidak belia. Tapi seberapa banyak yang melakukan sesuatu untuk mewujudkan? Kebanyakan hanya sekadar ingin, tanpa aksi. Kalau kamu termasuk yang mana?

"Hasil tidak akan mengkhianati usaha, kamu setujukan?"

Ini beberapa jurus yang dapat dilakukan supaya awet muda dan hidup bahagia: 

Yang pertama, harus lebih banyak berpikir positif, bisa mengolah pikiran dengan baik, supaya tidak mudah distress (stres negatif). Salah satu cara sederhananya dengan menyibukkan diri melakukan kegiatan sesuai passion.

Kalau sudah melakukan demikian apakah setiap hari akan selalu berpikir positif? Tentu tidak, kita butuh ilmu yang kompleks untuk sampai pada taraf mampu mengendalikan pikiran negatif. Kita butuh lingkungan, seseorang bahkan buku untuk belajar. Misalnya salah satu buku yang saya rekomendasikan adalah "Terapi Berpikir Positif - karya DR. Ibrahim ElFiky" Buku-buku Beliau menggerakkan saya untuk segera memperbaiki diri.


Yang kedua, rajin bergerak alias olahraga secara rutin. Semakin banyak gerak, maka hormon endorfin (hormon kebahagiaan) semakin meningkat, sedangkan homon kortisol (yang memicu stres) semakin berkurang.

Sekalian mandi matahari (berjemur) minimal 15 menit/hari. Adapun tergantung warna kulit, yang pigmennya lebih banyak (sawo matang) butuh waktu berjemur lebih lama sedangkan kulit yang lebih cerah sebaliknya waktu berjemur lebih singkat. Kekurangan sinar matahari sama bahayanya dengan kelebihan sinar matahari. Untuk mengetahui apakah kita bejemur pada waktu yang tepat saat kualitas sinar matahari yang paling baik. Kita bisa menggunakan aplikasi UVImate yang bisa diunduh di smartphone kamu.

Yang ketiga, makan makanan sehat, maksudnya makanan alami dan tidak mengalami proses yang panjang. Pencernaan peranannya sangat besar. Pencernaan yang tidak sehat dapat menimbulkan anxiety (kecemasan) atau mudah mengalami panic attack (serangan panik). Dan tidak boleh makan berlebihan. Menurut Imal Al-Ghazali banyak makan merupakan kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan hatinya mati dan hilangnya pancaran cahaya, selain itu membuat otak lambat dan bebal. Serta sulit untuk melakukan ibadah dengan baik. Seseorang yang banyak makan biasanya akan lebih mudah mengantuk dan banyak tidur.

Setelah membiasakan makan makanan alami (yang tumbuh dan hidup di alam), maka yang harus diperhatikan adalah reaksi di badan, kondisi kesehatan setiap orang berbeda. Bagi penderita autoimun perlu melakukan diet AIP (autoimmune protocol). Banyak daftar makanan yang harus dieliminasi sementara atau selamanya. Tergantung kondisi badan kedepannya.

Yang keempat, menerapkan gaya hidup minimalis (minimalism). Maksudnya hidup dengan penuh kesadaran dan kesyukuran. Misalnya dalam membeli sesuatu harus dipertimbangkan sesuai kebutuhan serta kebermanfaatannya dalam jangka panjang namun tidak berlebihan. Pelopor minimalism dari Jepang yang paling terkenal adalah Marie Kondo. Sedangkan di Indonesia juga sudah banyak salah satunya adalah Maurilla Sophianti Imron. Seorang penggerak Zero Waste ini banyak memberikan inspirasi bagaimana asyiknya menjalani hidup minimalis. 

Yang kelima, sebenarnya ini yang paling penting dan utama, karena meng-cover keempat jurus di atas. Yaitu tingkatkan ibadah, mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Kalau caranya benar pasti jurus pertama sampai keempat bisa kita lakukan. Bagi seorang muslim, maka Alquran dan Al-hadist sudah jelas sebagai pedoman kehidupan.



Kelihatan klise ya jurus yang terakhir ini, tapi sebenarnya tanpa melakukan jurus ini, apapun yang kita kerjakan pada akhirnya seperti sia-sia, tidak bermuara pada hal yang jelas. Sangat rentan saat landasan tidak kuat.

Supaya kita bisa beribadah dengan benar tentu butuh ilmu dari seorang yang alim.
"Amal tanpa ilmu, sia-sia."

Oleh karena itu beri perhatian lebih banyak untuk belajar mengenal diri dan mengenal siapa yang menciptakan kita beserta alam semesta ini. Rasakan saat Tuhan terasa lebih dekat, memenuhi pikiran dan hati. Kita akan merasa benar-benar hidup.

Itulah kelima jurus yang tidak dapat dianggap remeh. Pengerjaanya tidak sesederhana kelihatannya. Jika up-down selama prosesnya, itu lumrah. Terpenting adalah tetap berusaha konsisten dalam menjalani komitmen.

Mari sama-sama kita terapkan seberapa ampuh jurus-jurus di atas. Apakah kita siap untuk menjalani hari-hari kedepan dengan kebermaknaan yang hakiki?

11 komentar:

  1. Alhamdulillah utk ilmu yg bermanfaatnya nak, saat ini maktuo mulai menjalankan pola hidup sehat tidak ada kata terlambat dan selalu positif thinking. InsyaaAllah ananda Suci akan berjodoh dg yang sholeh. Maktuo do'akan selalu. Aamiin.

    BalasHapus
  2. Masya Allah, Masya Allah.

    Semoga Maktuo selalu dalam penjagaan sebaik-sebaiknya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Diberikan kesehatan dan hari-hari yang bahagia.

    Sama-sama semangat kita ya maktuo.

    Aamiin Allahumma Aamiin.Doa yanf baik akan kembali kepada orang mendoakan, bahkan bisa berkali kali lipat.
    Dukungan dan doa-doa dari keluarga yang buat Suci sampai saat ini bisa hidup dengan baik. Makasi Doanya ya Maktuo.

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Makasi juga, mbak. Sudah mengunjungi blog yang sederhana ini.

      Hapus
  4. Bermanfaat, terus berbagi kak 👍🏼

    BalasHapus
  5. cobain deh... wajah mulai tua..

    BalasHapus
  6. Mantap Kak... Salah satunya jika dilakukan udah terasa...apa lagi sekaligus 5...Mantaap kali...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ayo semangat kita ya, kakak pun masih terus berjuang membentuk kebiasaan yg positif.

      Hapus
  7. Terimakasih infonya bu suci, tetap semangat klup tenis meja kita ya biar sehat.

    BalasHapus